WHY JOIN ANNUAL INTERNATIONAL CONFERENCE ON ISLAMIC STUDIES (AICIS)?

November 06, 2016

Oleh: Faisal Hilmi, S.Th.I

Hahhh... Tarik nafas dalam-dalam. Sejak 2013 hingga 2015 alhamdulillah 3 tahun berturut selama kuliah dapat mengikuti program internasional: training/conference/forum.

AICIS 2016 dihadiri 1500 Peserta dalam dan luar negeri


Dan setelah resmi menjadi sarjana tahun 2015 lalu, apakah tahun 2016 ini akan melanjutkan record? Terlebih pertimbangan ekonomi yang belum membaik dan pekerjaan yang cukup menyita perhatian dan waktu.

Alhamdulillah bisa tetap mengikuti international program, dan tahun ini saya memilih di Indonesia. Tepatnya di Lampung. Tahun ini IAIN Raden Intan Lampung dipercaya untuk menjadi host university AICIS yang diadakan oleh DIKTIS KEMENAG RI.

Menteri Agama RI membuka AICIS 2016 di Lampung


Motivasi utama mengikuti kegiatan ini dikarenakan saya pribadi sudah memutuskan karir dan pengabdian yang dibangun adalah menjadi dosen. Serta langsung menarget untuk meraih Professor dalam Kajian Tafsir Qur'an. Umi Nihayaturrohmah menjadi pembakar semangat utama mengikuti AICIS ke-16. Dengan segala kendala yang ada, Umi menyemangati dengan menyebut kepada saya, "Selamat Professor Faisal." Ini sungguh sebuah afirmasi dan support yang sagat dipegang teguh.

Faisal Hilmi, S.Th.I
AICIS dibuka langsung oleh Menteri Agama Bpk. H. Lukman Hakim, Gubernur Lampung, tokoh nasional & tokoh provinsi Lampung di Novotel Hotel. Wakil Presiden yang sebelumnya diagendakan membuka, hari-hari terakhir dinyatakan cancel.

Konferensi ini dihadiri sekitar 20 negara: Tunisia, Mesir, Saudi Arabia, Malaysia, Brunei Darussalam, USA, Inggris, Australia, Francis, dan German, Rektor UIN/IAIN/STAIN se-Indonesia, peneliti, dan akademisi yang minat dalam Studi Islam (Islamic Study). Selama acara saya tidak menyia-nyiakan membangun koneksi nasional dan luar negeri dengan Professor terkemuka dan para akademisi.

Tema AICIS 2016

Sangat suka sekali tema yang diangkat di "Tanah Gajah" ini, dan ini pula yang membuat kepincut untuk berupaya ikut, "The Contribution of Indonesian Islam to The World Civilization."



You Might Also Like

0 comments

Dapatkan Kajian Tafsir

Visitor